Anggie
Blog Universitas Komputer Indonesia

Tips Dapat Pekerjaan Meski Tanpa Relasi

Luntang-lantung mencari pekerjaan tapi tak kunjung dapat menjadi keresahan tersendiri bagi banyak orang. Ditambah omongan masyarakat yang berkata “Kalau nggak punya orang dalam, bakal susah dapat kerja” semakin membuat cemas. Kamu pun berpikir kalau mendapat pekerjaan tanpa relasi itu mustahil.
Eits, jangan salah, kamu tetap bisa kok mendapat pekerjaan meski nggak punya relasi. Bagaimana caranya? Simak artikel berikut ini untuk mengetahui tipsnya!

1.Maksimalkan Job Portal

Biasanya, para pencari kerja atau job seeker akan mencari pekerjaan di job portal yang banyak tersedia di dunia maya. Kamu harus bisa memanfaatkan job portal ini secara maksimal. Apply lowongan yang sesuai dengan bidang kamu sebanyak-banyaknya, minimal 10 lowongan per hari.
Di sisi lain, job portal tidak hanya sebatas akun pencari pekerjaan, lho. Kamu juga dapat melakukan personal branding melalui akun job portal kamu. Personal Branding yang dapat kamu lakukan antara lain update profil di akun kamu dengan memberikan informasi yang memungkinkan perusahaan tertarik dengan profilmu.

2.Manfaatkan Media Sosial

Keberadaan media sosial tak dapat dipungkiri mampu menjadikan segalanya terasa mudah bagi semua orang, termasuk pencari kerja. Selain dapat mencari pekerjaan melalui akun informasi lowongan kerja, media sosial juga merupakan tempat ideal untuk mempromosikan diri.
Misalnya, kamu memiliki kemampuan desain interior yang baik, maka kamu dapat mengunggah hasil karyamu ke media sosial. Dengan cara seperti ini, seringkali justru kamu yang direkrut langsung oleh perusahaan tanpa perlu melalui tahapan perekrutan. Tidak perlu capek-capek melamar, perusahaan justru mencari kamu.

3.Mencari Lowongan Sesuai Bidang yang Dikuasai

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, carilah lowongan sesuai bidang yang kamu kuasai. Kemungkinan mendapat pekerjaan jauh lebih besar jika kamu melamar di bidang pekerjaan yang sudah dikuasai.
Misalnya, kamu memiliki kemampuan komunikasi yang baik, maka peluangmu diterima sebagai customer service akan lebih besar daripada kamu menjadi seorang HR. Jangan sampai pilih lowongan yang salah dan berakhir ditolak oleh perusahaan karena job desk tidak sesuai dengan kemampuan maupun pengalamanmu.

4.Pelajari Hard Skill

Saat mencari kerja kamu harus terus belajar untuk bisa bersaing mendapatkan pekerjaan. Teruslah mempelajari berbagai kemampuan, baik soft skill maupun hard skill. Dunia kerja membutuhkan orang-orang yang memiliki kapasitas.
Jika kamu tidak memiliki kemampuan khusus, jangan malu untuk belajar dari 0. Kamu bisa mempelajari berbagai kemampuan yang ada melalui kursus online. Pelajaran dasar terkait desain grafis, fotografi, Microsoft Office, dan sebagainya mudah untuk kamu temukan di berbagai platform kursus.

5.Mengasah Soft Skill

Tidak hanya hard skill, soft skill pun perlu kamu pelajari. Soft skill seperti kemampuan komunikasi, kemampuan beradaptasi, kepemimpinan, dan sebagainya sangat mempengaruhi pertimbangan perusahaan untuk merekrut mu.
Bayangkan, jika kamu melamar pekerjaan yang mengharuskanmu untuk melayani banyak orang seperti customer service, tapi kamu tidak memiliki kemampuan berkomunikasi. Alhasil, customer pun merasa tidak puas dengan pelayananmu. Selain itu, perusahaan pun akan menilai bahwa kinerjamu buruk.
Oleh karena itu, penting sekali untuk mempelajari dan mengasah berbagai soft skill. Dengan banyaknya soft skill yang kamu memiliki, perusahaan pun akan melihat bahwa kamu memiliki nilai “lebih” dan dapat membawa manfaat untuk perusahaan. Sehingga perusahaan akan mempertimbangkan kamu untuk menjadi bagiannya.

6.Ikuti Program Magang

Banyak perusahaan yang mencari pekerja dengan kriteria “Memiliki Pengalaman”. Masalahnya, tidak semua orang memiliki poin tersebut, banyak yang baru memasuki dunia kerja. Lalu, bagaimana solusi untuk masalah yang satu ini?
Kamu bisa coba mengikuti kegiatan magang. Berbeda dengan dunia kerja yang lebih mengharuskan kamu untuk mandiri. Pada kegiatan magang, biasanya kamu benar-benar belajar dari 0 dan mendapat bimbingan dari pekerja di perusahaan.
Pengalaman magang ini bisa menjadi salah satu poin plus untuk kamu ketika melamar pekerjaan tetap. Salah satu platform yang tepat untuk kamu mengikuti kegiatan magang adalah kandidat.id. Ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapat jika mengikuti program magang di kandidat.id, lho.

7.Jangan Terlalu Pemilih

Menyaring perusahaan untuk kamu tuju boleh-boleh saja, tapi jangan terlalu pemilih. Jangan hanya terpaku pada perusahaan besar seperti perusahaan BUMN, multinasional, atau e-commerce skala global. Terlebih lagi jika belum berpengalaman, peluang untuk kerja di perusahaan besar biasanya sangat kecil.
Cobalah melamar pekerjaan di perusahaan kecil atau menengah yang tingkat persaingannya tidak terlalu tinggi. Kalau baru ‘nyemplung’ ke dunia kerja tanpa relasi, peluangmu jauh lebih besar jika mendaftar di perusahaan kecil dan menengah ini.

8.Cari Tahu Perusahaan yang Kamu Targetkan

Saat melamar pekerjaan, sebaiknya kamu mencari tahu atau riset terlebih dahulu mengenai perusahaan yang kamu tuju. Cari tahu latar belakang perusahaan, job desk posisi yang kamu inginkan, dan hal-hal lainnya. Hal ini penting untuk kamu lakukan supaya kamu tidak salah strategi.
Jika kamu sudah tahu banyak mengenai perusahaan tersebut, maka kamu bisa menyusun strategi. Mulai dari mengetahui skill apa yang perlu kamu tingkatkan untuk mendapatkan posisi tersebut. Selain itu, kamu bisa menjawab pertanyaan recruiter ketika interview, terkait pertanyaan seputar perusahaan.
Apabila kamu dapat menjawab pertanyaan recruiter terutama yang menyangkut perusahaan dengan baik, besar kemungkinan kamu dapat lolos interview. Jalan kamu mendapatkan pekerjaan di perusahaan tersebut pun semakin dekat. Jadi, jangan remehkan pentingnya mempelajari perusahaan yang kamu tuju, ya.

9.Update Curriculum Vitae (CV) dan Buat CV ATS Friendly

Kalau kamu sudah mempelajari banyak skill dan mengikuti magang,jangan lupa untuk update CV kamu. CV yang “berbobot” seperti itu akan menambah daya tarik bagi recruiter. Jangan biarkan kesempatan emas terlewat begitu saja hanya karena kamu tidak pernah update CV kamu ke versi terbaru.
Selain itu, perhatikan lagi desain CV kamu, biasanya beberapa perusahaan menerapkan CV yang ATS friendly untuk menyortir sekian banyak CV. Maksud dari CV yang ATS friendly yaitu CV bisa terbaca oleh sistem sehingga bisa lolos ke tahap selanjutnya.
CV yang tidak ATS friendly kecil kemungkinan untuk lolos karena sistem tidak dapat mendeteksi CV tersebut. Bagi beberapa perusahaan, sistem ini sangat memudahkan recruiter untuk menyortir pelamar yang memiliki CV sesuai dengan kriteria.

10.Pantang Menyerah Memasukkan Lamaran

Hal terpenting ketika melamar pekerjaan, jangan pernah menyerah. Meski kamu tertolak berkali-kali oleh puluhan atau bahkan ratusan pekerjaan, jangan berhenti melamar. Coba terus sampai kamu mendapat panggilan dari perusahaan yang kamu tuju.
Kamu bisa mencari lapangan pekerjaan di kandidat.id jika ingin memasukkan lamaran baru. Kuncinya adalah pantang menyerah sampai mendapat “lampu hijau”.

Kesimpulan

Meski tidak punya orang dalam atau relasi, kamu tetap memiliki peluang untuk mendapat pekerjaan. 10 tips di atas merupakan cara yang dapat kamu lakukan dan untuk memaksimalkan peluangmu mendapat pekerjaan. Ingat kata pepatah, “Ada banyak jalan menuju Roma”, tidak hanya melalui orang dalam.
Jika kamu masih bingung harus mencari kerja di mana, kamu bisa mengakses kandidat.id, platform yang terpercaya untuk mencari kerja. Kamu tidak akan menemukan perusahaan abal-abal jika mencari pekerjaan di kandidat.id.



Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Selasa, 25 Januari 22 - 18:44 WIB
Dibaca sebanyak : 154 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback